Peradaban Islam
July 17, 2007 at 9:51 am Leave a comment
Tidak kita pungkiri lagi bahwa kondisi umat islam saat ini tidak dalam kondisi yang ideal. Dari sekian banyak pendapat yang telah aku baca dan pelajari, maka aku berpendapat bahwa masalah umat islam saat ini bukan hanya masalah ideologi keislaman saja, tetapi masalah peradaban.
Memang benar ketika para ulama mengatakan bahwa permasalahan umat karena kita telah jauh dari sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam, dan jalan keluar yang terbaik tentu saja kembali pada ajaran islam yang benar. Tetapi untuk mencapai kondisi yang ideal itu, mungkin akan kurang jika hanya dengan menyeru umat agar kembali ke Al-Qur’an dan As-sunnah, tetapi diperlukan tindakan nyata yang lebih terasa. Untuk itu,kita harus mengetahui apa yang menyebabkan umat islam mulai jauh dari agamanya. Aku yakin setiap muslim pasti ingin masuk surga, dan aku yakin mereka juga tahu kalo untuk itu kita harus mengamalkan ajaran islam dengan utuh. Tetapi kenyataan di lapangan, sebagian besar umat masih merasa acuh terhadap agamanya sendiri. Suatu kondisi yang sangat menyedihkan.
Jadi, ini masalah peradaban dan bukan hanya sekadar masalah ideologi ketuhanan semata. Aku percaya bahwa tidak mudah untuk memurtadkan seorang muslim. Tetapi, aku pernah membaca bahwa tujuan para musuh Allah saat ini lebih diarahkan untuk menjauhkan seorang muslim dari agamanya sendiri. Tentu saja dengan membawa peradaban baru yang menjadikan kita semakin jauh dari pemahaman Al-Qur’an dan As-sunnah yang benar. Dalam hal ini, aku menilai ada perbedaan pendekatan yang dilakukan para kaum kuffar itu terhadap umat islam. Mereka meracuni kaum muda, dan sebagian golongan intelektual muslim dengan pemikiran pemikiran barat dan juga pola hidup yang benar benar jauh dari Islam. Pemikiran dan pola hidup ini dikemas sedemikian rupa sehingga tampak sangat indah dimata umat islam. Hasilnya tampak nyata,dengan banyaknya kaum muda yang muslim tapi perilakunya mengadopsi berbagai gaya hidup yang tampak populer di barat. Di sisi lain, bagi kaum santri yang getol menuntut ilmu agama, dibuat lengah terhadap ilmu keduniawian sehingga kurang bisa mengikuti perkembangan jaman, dan ruang geraknya terbatas pada pengamalan agama yang sifatnya tekstual saja.
Tentu kedua hal diatas adalah hal yang salah karena islam adalah agama yang syumul(menyeluruh) dan kamiil (sempurna). Untuk itu kita harus bisa bangkit dari keterpurukan kita ini dengan memperkuat kepribadian kita sebagai seorang muslim, dan tidak mudah terpengaruh dengan peradaban barat. Peradaban Islam telah membuktikan mampu memakmurkan dunia pada zaman kekhalifahan islam, dan kita harus yakin bahwa kembali kepada Islam bukan berarti kembali pada masa lampau, tetapi kembali kepada kebenaran yang haq, kebenaran yang datang dari zat yang Maha Benar.
Sebagai mahasiswa yang insyaAllah juga sebagai pemuda, disinilah peran kita sangat diperlukan untuk membangun peradaban islam. Dalam hal keduniawian, wajiblah bagi kita untuk menjunjung profesionalisme dalam pekerjaan dan keilmuan kita. Disisi lain, untuk menegakkan islam langkah yang harus kita lakukan tentu saja dengan memahami ilmu diniyah yang mutlak diperlukan untuk membangun peradaban islam yang sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Bersamaan dengan proses pembelajaran ilmu itu kita harus mencoba untuk mengamalkan dan menyampaikan ilmu yang telah kita miliki. Secara garis besar dengan ilmu yang diiringi dengan amal nyata itulah yang semoga mendatangkan keridhoan Allah sehingga dapat tercapai peradaban islam.
Entry filed under: islamic. Tags: .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed